Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tulang Bawang Barat Nonaktifkan Pengurus yang Maju sebagai Caleg di Pemilu 2024

Minggu, 07 Januari 2024 | Januari 07, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-01-07T05:04:17Z
Tulang Bawang Barat ( Dutamasyarakat.id) Pada Sabtu, 6 Januari 2024, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tulang Bawang Barat menggelar Rapat Pleno untuk menonaktifkan sejumlah pengurus yang mencalonkan diri sebagai calon legislatif (Caleg) di daerah tersebut.
Tulang Bawang Barat ( Dutamasyarakat.id) Pada Sabtu, 6 Januari 2024, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tulang Bawang Barat menggelar Rapat Pleno untuk menonaktifkan sejumlah pengurus yang mencalonkan diri sebagai calon legislatif (Caleg) di daerah tersebut.

Tulang Bawang Barat ( Dutamasyarakat.id) Pada Sabtu, 6 Januari 2024, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tulang Bawang Barat menggelar Rapat Pleno untuk menonaktifkan sejumlah pengurus yang mencalonkan diri sebagai calon legislatif (Caleg) di daerah tersebut.

Sidang pleno yang berlangsung di aula pondok pesantren Nurul Qur'an kelurahan Dayamurni kabupaten Tulang Bawang Barat dihadiri oleh Rois Syuriah, KH Mahrus Ali, dan jajaran pengurus, serta Ketua Tanfidziah KH Nurhadi beserta pengurus harian.

Sekertaris Tanfidziyah PCNU Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ustadz Budi Sugianto, SH memimpin jalannya sidang pleno tersebut. Ustadz Budi Sugianto menjelaskan bahwa sidang ini merupakan tindak lanjut dari surat PBNU tanggal 15 November 2023 terkait penonaktifan pengurus NU yang masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) Pemilu 2024.

Pendataan sebelumnya menunjukkan adanya sejumlah pengurus NU dari berbagai tingkatan yang terdaftar sebagai DCT. Sidang pleno memutuskan menonaktifkan mereka dari kepengurusan NU selama masa partisipasi sebagai peserta Pemilu 2024.

Salah satu fungsional PCNU yang dinonaktifkan adalah Wakil Ketua PCNU, Syaiful Mudhofi,S.Sos.I yang dengan legowo menyatakan kesediaannya untuk nonaktif demi melaksanakan amanat organisasi Nahdlatul Ulama. Tindakan ini diambil sebagai wujud komitmen pengurus NU dalam menjaga netralitas dan independensi organisasi di tengah dinamika Pemilu. Semoga langkah ini dapat memperkuat integritas NU sebagai lembaga keagamaan yang peduli pada keberlangsungan demokrasi di Indonesia.-Laporan kontributor Tulang Bawang Barat, Ahmad Sobirin
×
Berita Terbaru Update