PC PMII Pringsewu Gelar Konferensi Cabang VIII -->

PC PMII Pringsewu Gelar Konferensi Cabang VIII

Senin, 07 November 2022, Senin, November 07, 2022

 

Konferensi Cabang Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pringsewu ke VIII dihadiri oleh Heri Iswahyudi sekretaris daerah sekaligus ketua Manjlis Pembina Cabang (MABINCAB) PC PMII Pringsewu, Taufiq Qurahim ketua PCNU Pringsewu, Sekretaris IKA PMII Pringsewu, Banom NU, Peserta Konfercab dan tamu undangan.
Dokumentasi PC PMII PRINGSEWU 

Pringsewu (Minggu, 06 November 2022) Konferensi Cabang Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pringsewu ke VIII dihadiri oleh Heri Iswahyudi sekretaris daerah sekaligus ketua Manjlis Pembina Cabang (MABINCAB) PC PMII Pringsewu, Taufiq Qurahim ketua PCNU Pringsewu, Sekretaris IKA PMII Pringsewu, Banom NU, Peserta Konfercab dan tamu undangan.


Dalam hal kegiatan ini Ahmad Nurdin Muhayat ketua plaksana melaporkan “Perlu kami sampaikan bahwa Proses regenerasi kader di tubuh pergerakan mahasiswa islam indonesia (PMII) Pringsewu terus bergulir disetiap masa kepengurusan. Momentum tersebut hendaklah menjadi evaluasi organisasi kader khususnya di PMII Pringsewu. Pada KONFERCAB Ke VIII terdapat 2 calon ketua cabang sahabat Abdul Khodir (berasal dari komisariat STIT Pringsewu) dan sahabati Kistiani (berasal dari Komisariat IBN Pringsewu) serta 1 calon ketua kopri sahabati Indah Citra Dewi (berasal dari komisariat IBN Pringsewu). Ucapnya


Pada kesempatan ini, Yobi Aprizal menyampaikan “PC PMII Pringsewu sejauh ini masih komitmen dengan apa yang sudah menjadi kesepakatan selogan PMII Pringsewu berkolaborasi, dalam hal ini kolaborasai dengan internal keluarga besar PMII Pringsewu, Keluarga besar NU dan pemerintah daerah Kabupaten Pringsewu.” ungkapnya  


Program kerja PC PMII Pringsewu terdapat 26 program kerja, 15 tidak terealisasi dan 11 terealisasi namun ada program tambahan 28 kegiatan terealisasi. Dari program yang terealisasi terpokus terhadap tujuan PMII, pertama bertaqwa kepada Allah SWT, dengan mengaplikasikan pada setiap kaderisasi formal tertib absen tdalam hal shalat 5 waktu dan khataman qur’an dimalem terakhir, kedua berbudi luhur, telah kita sadari bahwa senakal-nakalnya santri dari pondok pesantren tetap mendahulukan akhlak, maka PMII Pringsewu melakukan pengajian rutin mengkaji Fiqih dan Tauhid, ketiga cakap dalam hal ini kreatifitas yang dibangun dalam wirausaha untuk membentuk kemandirian kader dengan membuat sayap PMII Collection menjual atribut PMII, jam dinding, gantungan kunci, dll, keempat bertanggung jawab dalam mengamalkan ilmunya untuk penerapannya PMII menerapkan sistem mentoring berjenjang dari pasca MAPABA sampai pengurus cabang dimentori oleh alumni, terakhir komitmen dalam memperjuangkan cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia, PMII terus mengawal kepentingan rakyat beberapa kali melakukan audiensi dan Aksi. Kami menyadari Program kerja ini tidak luput dari berbagai kekurangan, Kami mengharapkan saran, kritik demi kesempurnaan dan perbaikannya sehingga akhirnya Program Kerja ini dapat memberikan manfa’at bagi orang banyak.”. Ujarnya


Taufiqur Rahim, ketua PCNU Kabupaten Pringsewu menyampaikan “saya sangat senang dan mengapresiasi yang sebesar-besarnya terhadap kepengurasan PC PMII Pringsewu yang telah bersama-sama dalam membesarkan bendera NU dipringsewu melalui bendera organisasinya yang mana berdakwah di kalangan mahasiswa dan juga sejauh ini komunikasi PMII dengan PCNU dan keluarga besar sangat baik bahkan dalam mementum muktamar PMII Pringsewu di tempat ini rumah kebesaran kita gedung PCNU telah membantu sangat maksimal sampai hari terakhir, saya berharap hubungan yang harmonis ini terus berkelanjutan di kepemimpinan setelah yobi.” Ucapnya


Heri Iswahyudi, Sekretaris Daerah sekaligu ketua MABINCAB PMII Pringsewu menyampaikan, “saya sambutan dimimbar ini merasa sedih karena melihat almamater yang dikenakan oleh sahabat-sahabat secara sepontan saya mengingat masalalu ketika menjadi ketua cabang PC PMII Pamekasan, setiap kegiatan formal saya meminjam jas kepada sahabat-sahabat yang memiliki jas dan juga untuk menghidupkan roda organisasi saya menjadi kenek kuli bangunan, jualan batik madura, celurit dan pisau madura, dan sebagai upaya untuk memberikan contoh kepada pengurus untuk tertib dalam merealisasikan kas mingguan, pada waktu itu saya memberikan kepada bendahara sebesar 250 rupiah, nominal pada masa itu cukup besar. Saya tidak berfikir bahwa suatu saat saya akan menjadi sekretaris daerah. Namun saya nikmati setiap proses dengan hati ikhlas tanpa mengharapkan apapun karena harus kita yakini bahwa perbuatan/pengorbanan sekecil apapun insyaallah akan dibalas oleh allah, meskipun sahabat-sahabat kelak tidak ditakdirkan sebagai orang besar insyaallah pengorbanan kita akan dibalas kelak di akhirat. Namun besar harapan PMII Pringsewu mampu melahirkan orang-orang besar dan tokoh-tokoh besar. Ucapnya

Saya sangat berterimakasih kepada PC PMII Pringsewu yang telah konsisten melakukan kaderisasi yang masif, ini adalah kontribusi yang besar karena pemerintah daerah tidak bisa bersentuhan langsung dengan pemuda dan mahasiswa untuk mengontrol agar tidak melakukan hal-hal yang negatf. Dengan adanya PMII di Kabupaten Pringsewu bisa menghantarkan pemuda dan mahasiswa untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang positif. Ujarnya

Penulis : Juliansyah

Berita Pilihan

berita POPULER+

TerPopuler