Sumarsono Atasi krisis pangan petani Lamteng ikuti bimtek -->

Sumarsono Atasi krisis pangan petani Lamteng ikuti bimtek

Selasa, 25 Oktober 2022, Selasa, Oktober 25, 2022
Gunung Sugih --Mendampingi Ketua Komisi IV DPR RI Sudin. S.E dan  Dirjen Tanaman Pangan Dr. Ir. Suwandi, M.SI ,Ketua DPRD Lampung Tengah,Sumarsono menghadiri  Bimtek peningkatan produksi dan produktivitas padi - jagung untuk antisipasi ancaman krisis pangan.Kamis(20/10/22)

Bimtek tersebut dipusat kan di jalan 9 ,Kampung Terbanggi Besar , Lampung Tengah.

Dalam sambutannya Ketua Komisi IV DPR RI , Sudin menyampaikan  pentingnya mempersiapkan seluruh aspek yang dibutuhkan para petani,khusunya Kabupaten Lampung Tengah .

Dipropinsi Lampung , Lampung Tengah adalah,
salah satu Kabupaten penyuplai pasokan pangan terbesar di Indonesia.
 

Oleh sebab itu peran petani sangat penting sebagai garda terdepan dalam menangani 
ancaman krisis pangan tengah dihadapi dunia saat  ini.

Lampung Tengah salah satu penyuplai pasokan pangan terbesar di Indonesia .untuk itu petani harus dibekali ilmu dan teknologi dalam menghadapi krisis pangan yang sedang melanda."kata Sudin.

Nantinya ilmu dan teknologi akan dipergunakan petani untuk mempermudah proses  bercocok tanam padi maupun Jagung agar hasil panennya maksimal."ungkap Sudin.

Salah satu penyebab  terjadinya krisis pangan diantaranya yakni  kekeringan berkepanjangan dan diprediksi akan terjadi di Indonesia pada tahun 2023 nantinya," kata dia.
Sementara Dirjen tanaman pangan RI,mengatakan pihaknya  akan selalu mendukung dan mensuport para petani terkait kebutuhan produksi dan produktivitas padi dan jagung sebagai komunitas utama  untuk pangan.

Suwandi berharap agar petani mampu berinovasi  untuk menciptakan terobosan dalam dunia pertanian misal nya  pengunaan obat rumput herbal maupun pemakaian pupuk organik dalam bercocok tanam."kata dia. 



Ketua DPRD Lampung Tengah, Sumarsono menyampaikan  bahwa Negara Indonesia merupakan Negara Agraria yang memiliki hamparan tanah yang begitu luas

Maka dari itu Sumarsono optimis bahwasannya masyarakat Indonesia akan mampu dalam menghadapi permasalahan pangan yang  saat ini sedang mengguncang seluruh dunia.

Akan tetapi semua sarana prasarana harus diperhatikan  oleh pemerintah pusat salah satunya yakni permasalahan pengairan yang selalu jadi kendala setiap memasuki musim tanam.

"Setiap musim tanam masyarakat tani  di beberapa kecamatan selalu mengeluhkan pasokan air sangat kurang yang berdampak hasil panen tidak maksimal." Ungkap Sumarsono.

Penyebabnya pasokan air kelahan pesawahan sangat berkurang  disebabkan bendungan utama tidak maksimal mengalirkan air  ke saluran primer dan sekunder kesawah milik petani .

"Bendungan utama tidak maksimal mengaliri air ke saluran primer dan sekunder menuju sawah petani ."kata Sumarsono.

Mewakil para petani ia berharap bantuan dari pemerintah pusat untuk perbaikan saluran dan membersihkan ledeng agar  petani dapat maksimal bercocok tanam dengan hasil yang memuaskan sehingga Lampung tengah mampu menjadi kabupaten  yang mampu mengatasi Kriss pangan yang sedang mengundang dunia saat ini."pungkasnya.

Berita Pilihan

berita POPULER+

TerPopuler