Arus Balik di Pelabuhan Bakaheni Tahun 2022 Mulai Berakhir -->

Arus Balik di Pelabuhan Bakaheni Tahun 2022 Mulai Berakhir

Minggu, 08 Mei 2022, Minggu, Mei 08, 2022
BAKAUHENI (7/5/2022) -  Kecuali untuk pemudik sepeda motor dan pejalan kaki, arus balik Lebaran Tahun 2022, tampaknya, mulai berakhir. PT ASDP mencatat jumlah penumpang belum kembali tinggal 25 persen, mobil pribadi 25 persen, namun sepeda motor masih 43 persen, dan pejalan kaki 33 persen.

Kekhawatiran penumpukan terjadi seperti di Merak saat arus mudik pada akhir April lalu, seperti membuat arus balik di Bakauheni normal. Padahal dalam tiga terakhir, penumpang yang melewati pelabuhan tersebut dalam angka ratusan ribu: 111 ribu pada 5 Mei, 142 ribu pada 6 Mei, dan 85 ribu pada separo hari 7 Mei 2022.

Menurut catatan petugas ASDP Merak dan Bakauheni, hingga Sabtu 7 Mei 2022, penumpang belum kembali 279 ribu. Mereka menaiki 36 ribu roda empat, 34 ribu roda dua, dan 24 ribu pejalan kaki.

Dari hasil potret udara pada Sabtu, 7 Mei 2022, hanya halaman parkir terminal eksekutif yang padat. Halaman parkir lain masih longgar. Arus masuk pintu toll gate juga lancar. Demikian juga arus dari Jalan Tol Trans Sumatera dan Jalan Lintas Tengah.

Suasana di terminal penumpang pejalan kaki lebih ramai dari arus balik sebelumnya. Sejak 5 Mei, jumlah pejalan kaki naik dari 8.500 menjadi 11 ribu pada 6 Mei, dan hampir 10 ribu separo hari pada 7 Mei 2022.

Kelancaran di terminal penumpang pejalan kaki terjadi karena PT ASDP menambah mesin pembelian tiket, petugas pembantu, dan banyaknya agen yang menawarkan jasa di luar terminal.

Kapolri dan Menteri Perhubungan juga mengecek situasi Pelabuhan Bakauheni hingga pukul 17.00 sore pada Sabtu, 7 Mei 2022.

Dalam temu pers di Bakauheni setelah mengecek Pelabuhan Panjang, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengharapkan pemudik yang belum kembali menunda kembali ke tempat asal di atas tanggal 8 Mei, dengan mengajukan cuti.

Sedangkan Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo melihat arus balik mudik dari Sumatera masih normal. Ia meminta petugas membuat tolok ukur, dengan hijau, kuning, dan lancar, untuk situasi lancar, macet 1 kilometer, dan macet 4 kilometer.

ROY SHANDI

Berita Pilihan

berita POPULER+

TerPopuler