Polisi Intensif Periksa Tersangka Kasus Gratifikasi Bimtek Kepala Desa Lampung Utara -->

Polisi Intensif Periksa Tersangka Kasus Gratifikasi Bimtek Kepala Desa Lampung Utara

Jumat, 29 April 2022, Jumat, April 29, 2022

Polres Lampung Utara masih terus melakukan pemeriksaan secara intesif terhadap dua oknum pejabat Dinas PMD Lampura dan seorang rekanan atas kasus dugaan korupsi gratifikasi dalam kegiatan bimbingan teknis (Bimtek), Kepala desa yang digelar beberapa waktu lalu.


KOTABUMI --- Hingga saat ini pihak Polres Lampung Utara masih terus melakukan pemeriksaan secara intesif terhadap dua oknum pejabat Dinas PMD Lampura dan seorang rekanan atas kasus dugaan korupsi gratifikasi dalam kegiatan bimbingan teknis (Bimtek), Kepala desa yang digelar beberapa waktu lalu.  


Mereka yang terjerat dalam kasus dugaan korupsi gratifikasi yakni dua orang oknum pejabat Kepala Bidang dan Kepala seksi yakni berinisial IA dan NG,  serta seorang rekan penyelengara berinisial NF, masih menjalani pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.                                                      


"Pihaknya sebelumhya telah ditetapkan menjadi tersangka dan kini ditahan sampai 20 hari kedepan dan pihaknya juga rencananya akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi lainya dalam kasus tersebut,"ujar Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Eko Rendi Oktama mengatakan renacananya pihaknya akan  melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi lainya dan telah kami jadwalkan pada pekan depan usai perayaan hari lebaran.  "katanya.                           

Dia juga rekan media untuk bersabar dan nanti kalau ada perkebangan akan saya beri tahu dan yang pasti kasus akan terus kami dalami untuk peroses penyidikan dan pengembanga lebih lanjut.                           

Berita sebelunya,  Polres Lampung Utara (Lampura) menangkap dua oknum pejabat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan seorang rekanan dalam kasus dugaan korupsi dan gratifikasi dalam kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) kepala desa yang digelar beberapa waktu lalu.

Kapolres Lampura, AKBP Kurniawan Ismail mengatakan, pihaknya telah menetapkan tiga tersangka yakni oknum Kepala Bidang dan Kepala Seksi di Dinas PMD Lampura IA dan NG serta rekanan penyelengara kegiatan, yakni NF, warga Bekasi, Jawa Barat.

"Mereka ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan dalam kasus dugaan korupsi dalam gratifikasi," ujar Kapolres saat konferensi pers penetapan tersangka, Rabu, 27 April 2022. 

Kapolres juga mengaku telah memeriksa sejumlah saksi, salah satunya Kepala Dinas PMD Lampura.  

"Tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain," katanya.  

Polres Lampura telah melakukan penyelidikan terhadap kegiatan bimtek yang diikuti sebanyak 202 kepala desa di Dinas PMD Lampura.  Para kepala desa tersebut dipungut uang pendaftaran sebesar Rp7,5 juta/orang. 

Bimtek dilaksanakan selama tujuh hari Hotel Horison Bandar Lampung pada 26-27 Maret 2022 dan di Bandung, Jawa Barat pada 28-31 Maret 2022.


"Para peserta membayar dari anggaran dana desa (DD)," terangnya.  


Dia menyebut jumlah uang yang terkumpul mencapai Rp1.515.000.000 yang di dalamnya kuat terjadi penyimpangan yang mengakibatkan kerugian negara. 

Berita Pilihan

berita POPULER+

TerPopuler