Pasar Trayeman Disidak, Petugas Temukan Kandungan Pewarna pada Kembang Pacar -->

Pasar Trayeman Disidak, Petugas Temukan Kandungan Pewarna pada Kembang Pacar

Jumat, 22 April 2022, Jumat, April 22, 2022

SLAWI - Tim Sistem Keamanan Pangan Terpadu (SKPT) menggelar sidak ke Pasar Trayeman Slawi, dan menemukan kandungan rhodamin B atau pewarna tekstil pada empat produk makanan. Antara lain gula kelapa, kembang pacar, kerupuk mentah, dan terasi.

Kabid Pengendalian, Pengawasan Farmasi, Alat Kesehatan, Makanan dan Minuman Dinkes Kabupaten Tegal, M. Amin Maskyur mengatakan temuan
kandungan bahan berbahaya di Pasar Trayeman ini didasarkan atas hasil uji sampel makanan oleh petugas laboratorium kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal.

Produk yang mengandung pewarna tekstil ini ditemukan pada empat sampel dari dua belas sampel yang diambil secara acak. Atas temuan ini, pihaknya akan menindaklanjutinya dengan melakukan pembinaan kepada pedagang dan produsen produk pangan tersebut.

"Empat sampel ini kita akan uji kembali di laboratorium Dinkes. Dan nantinya tim dari akan kita terjunkan untuk melakukan pembinaan ke pedagang pasar yang bersangkutan. Termasuk penelusuran ke produsen atau pembuatnya,” katanya, Jumat (22/4).

Dua belas sampel makanan yang diuji, tambah M. Amin Maskyur, meliputi kikil, gula kelapa, terasi, cumi, ikan teri nasi, kembang pacar, bakso, kerupuk mentah, udang rebon, mie kuning dan ikan.

Untuk kembang pacar diambil dua sampel di tempat yang berbeda dan setelah diuji keduanya sama-sama mengandung Rhodamin B. Selain itu, pihaknya juga melakukan inspeksi ke 30 tempat pemotongan ayam.

Hal tersebut penting dilakukan sebab untuk memotong ayam ada prosedur tetap dan ketentuannya agar higienisnya terjamin. "Alhamdulillah, secara keseluruhan para pedagang ayam di sini sudah melakukan prosedur pemotongannya degan benar,” tambahnya.

Usai melakukan sidak di Pasar Trayeman, lanjut M. Amin Maskyur, tim SKPT bertolak ke dua pusat berbelanjaan di Adiwerna. Di sini, pihaknya tidak menemukan kandungan bahan berbahaya baik pada produk makanan maupun minuman.

Namun demikian, dirinya tetap menghimbau masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati ketika membeli makanan dan minuman yang akan dikonsumsi.

Sumber RT

Berita Pilihan

berita POPULER+

TerPopuler