Kerjasama Dengan SNV, PWNU Lampung Dukung Program Kampung Hijau Berkelanjutan -->

Kerjasama Dengan SNV, PWNU Lampung Dukung Program Kampung Hijau Berkelanjutan

Senin, 25 April 2022, Senin, April 25, 2022
Foto:SNV dan NU berkolaborasi untuk menciptakan sanitasi yang aman melalui dakwah.

Bandar Lampung --- Masyarakat yang berperilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dan tidak punya tangki septik yang kedap di rumahnya dikatakan Dzolim. Mereka tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga mengancam kehidupan orang lain.

Hal ini disampaikan K.H. Dr Abdul Syukur, Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nadlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung sekaligus Dekan Fakultas Dakwah UIN Raden Intan dalam Roadshow Dakwah Sanitasi di masyarakat, di Kelurahan Pesawahan, Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung ( 24/04). 

"Kita sebagai orangtua mewariskan sesuatu yang baik untuk cucu kita. Didiklah putra putrimu, karena putri putrimu yg lahir hari ini untuk masa yg akan datang. Lingkungan,air yang kita jaga saat ini untuk anak-anak kita di masa depan," katanya. 
 
Iffah Rachmi, Project Officer SNV Netherland Development Organisation sekaligus Koordinator Kegiatan Kampung Hijau Berkelanjutan, menyampaikan ancaman paling besar dari sanitasi buruk adalah pencemaran air tanah. 

"Seperti yang disampaikan pak K.H Maisir, sanitasi itu inventasi masa depan untuk menjaga sumber air kita, menjaga masa depan generasi bangsa kita, salah satunya dari penyakit stunting dimana 70% penyebabnya dikarenakan air dan sanitasi yang tidak sehat," ujar Iffah

Roadshow Dakwah Sanitasi merupakan bagian dari kolaborasi Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama SNV Netherland Development Organization dan NU Kota Bandar Lampung. 

"Kegiatan ini dalam mendorong perubahan perilaku sanitasi dan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat melalui pendekatan tokoh agama," jelasnya. 

Hal ini sebagai tindak lanjut kegiatan orientasi, tokoh agama memberikan syiar keagamaan melalui roadshow dakwah sanitasi di masyarakat, khususnya di 6 Kelurahan di Kecamatan Teluk Betung Selatan dimana Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Kecamatan Teluk Betung Selatan bersama SNV melalukan inisiasi kegiatan penataan kampung yang partisipatif melalui Kampung Hijau Berkelanjutan. 

"Kegiatan kampung hijau berkelanjutan bertujuan mendorong masyarakat untuk mengelola sanitasi dan lingkungan secara mandiri, dari mendorong sanitasi layak dan aman, penghijauan lahan perkarang, dan pengelolaan sampah yang partisipatif," pungkas Iffah. 


Berita Pilihan

berita POPULER+

TerPopuler