Kebakaran Hebat Melanda Bangunan Asrama Ponpes Annuroniyah, Ini Penyebabnya Kata Kasatreskrim Polres Tanggamus -->

Kebakaran Hebat Melanda Bangunan Asrama Ponpes Annuroniyah, Ini Penyebabnya Kata Kasatreskrim Polres Tanggamus

Rabu, 20 April 2022, Rabu, April 20, 2022


Tanggamus (Pikiran Lampung) -
- Sebuah bangunan asrama pondok pesantren (Ponpes) Annuroniyah yang berada di Dusun Way Kerap Pekon Suka Agung Kecamatan Bulok Kabupaten Tanggamus terbakar. 

Kasat Reskrim Polres Tanggamus Iptu Hendra Safuan, S.H., M.H mengungkapkan, atas peristiwa tersebut, pihaknya menerjunkan tim Inafis guna melakukan identifikasi. 

"Hasil identifikasi, kebakaran tersebut terjadi pada Senin (18/4/22) pukul 23.30 WIB," kata Iptu Hendra Safuan mewakili Kapolres Tanggamus Polda Lampung AKBP Satya Widhy Widharyadi, Selasa (19/4/22). 

Menurut Kasat, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun, Ponpes mengalami kerugian 1 unit bangunan asrama. 

"Bangunan asrama tersebut berdinding papan,  berlantai kayu dan atap genteng. Ditaksir kerugian Rp50 juta," ujarnya. 


Kasat menjelaskan, kronologis kejadian saat pimpinan Ponpes, Ust. Subhani sedang menerima tamu di ruang tamu rumahnya, tidak lama kemudian listrik di lingkungan ponpes padam dan Ustadz Subhani melihat ke jendela ada bayangan cahaya api di lokasi Ponpes. 

Pada awal mula kejadian para santri sedang mengaji Qur'an di masjid yang tidak jauh dari lokasi ponpes, kemudian warga dan santri  berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya dan 3 unit mesin cuci stem milik warga. 

Bangunan yang beralaskan kayu dan berdinding papan tersebut menyebabkan api sangat cepat membakar bangunan ponpes, sehingga sekitar pukul 00.30 WIB baru berhasil dipadamkan. 

"Kebakaran mengakibatkan 1 unit bangunan asrama yang berisi pakaian santri dan kitab-kitab, 1 unit sepeda terbakara. Dan 1 ruang belajar terbakar sebagian," jelasnya. 

Sambungnya, di lokasi pondok tersebut terdiri dari 1 lokal asrama, 1 majelis mengaji dan satu rumah pengasuh pondok serta 1 mushola. 

"lokasi tersebut adalah komplek ponpes yang mana hanya ada beberapa lokal dan dihuni oleh santri sebanyak 25 orang dan pengasuh ponpes tersebut," ujarnya. 

Kasat menambahkan, berdasarkan hasil identifikasi, kebakaran asrama tersebut diduga disebabkan korsleting listrik di lokal asrama. "Dugaan sementara, kebakaran disebabkan korsleting listrik," tandasnya. (*) 



Berita Pilihan

berita POPULER+

TerPopuler