Jelang Mudik, 13 Persen Ruas Jalan Pantura Tegal-Brebes yang Masih Rusak Sedang Ditangani -->

Jelang Mudik, 13 Persen Ruas Jalan Pantura Tegal-Brebes yang Masih Rusak Sedang Ditangani

Sabtu, 16 April 2022, Sabtu, April 16, 2022

TEGAL– ‎Sedikitnya 13 persen dari 66,11 kilo meter (KM) ruas jalan nasional di Pantura Tegal-Brebes kondisinya rusak ringan hingga berat. Kendati demikian, Bina Marga Jawa Tengah menyatakan, secara umum jalan tersebut siap digunakan pemudik seiring perbaikan yang sedang dilakukan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 Pelaksana Jalan Nasional Bina Marga Jawa Tengah,‎ Wisnu Herlambang mengatakan, dari total 66,11 KM panjang ruas jalan Pantura dari Kabupaten Brebes hingga Kabupaten Tegal, 86,99 persen kondisinya baik.

“Kondisi jalan mantap 86,99 persen, tidak mantap 13 persen. Tidak mantap ini dilihat dari sisi kenyamanan untuk dilalui karena ada yang rusak ringan dan berat,” kata Wisnu, Jumat (15/4/2022).

Wisnu menyebut ruas jalan yang rusak berada di wilayah Desa Demangharjo dan Kedungkelor, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal. Perbaikan sementara dilakukan dengan ‎holding atau pengelupasan aspal lama lalu dilapisi aspal baru.

“Penanganan jalan yang kondisinya tidak mantap sedang dilakukan. Tiga hari ini selesai,” kata Wisnu.

Setelah perbaikan dilakukan, Wisnu yakin ruas jalan tersebut siap dan aman digunakan pemudik. “H-15 Lebaran jalan yang rusak sudah selesai semua ditangani, dan jalan pantura dari Brebes hingga Kabupaten Tegal 100 persen siap untuk arus mudik,” ujar Wisnu.

Wisnu mengungkapkan, selain kerusakan pada bagian aspal, terdapat juga ruas jalan yang kondisinya bergelombang dan berlubang. Kondisi tersebut juga akan ditangani.

“Jalan yang bergelombang masih ada, tapi sejauh ini masih layak dilalui. Kalau ada kerusakan‎, tetap kita lakukan penanganan dengan plecing. Kemudian lubang baru yang muncul juga kita tutup,” ujarnya.

Wisnu menyebut sejak Januari hingga Kamis (14/4/2022), terdapat ‎2.246 lubang yang tersebar di jalan Pantura sepanjang Brebes hingga Tegal. Dari jumlah itu, 2.237 lubang sudah dilakukan penambalan.

“Laporan terakhir kemarin sore, ada sembilan lubang baru. Sementara akan kita tangani dengan ditutup, di-pathcing,” pungkasnya. (*)

Sumber PP

Berita Pilihan

berita POPULER+

TerPopuler