Gara Gara Uang Tiga Ribu Rupiah, Pembeli Buah Tewas Bersimbah Darah -->

Gara Gara Uang Tiga Ribu Rupiah, Pembeli Buah Tewas Bersimbah Darah

Minggu, 10 April 2022, Minggu, April 10, 2022
Kapolres menyebutkan, pihaknya juga masih melakukan penyelidikan penyebab pelaku yang tega menikam pembelinya. Kapolres juga menjelaskan, Pelaku R dan korban AS, merupakan pedagang dan pembeli buah di Pasar Atas Muaro Bungo.

Bungo, Jambi --- AS tewas bersimbah darah usai ditikam oleh penjual buah di bagian perut menggunakan sebilah pisau. Peristiwa berdarah itu terjadi di Pasar Tradisional Modern (PTM) Kabupaten Bungo, Sabtu (9/4/2022) pagi.

Diduga penyebab insiden ini karena kurang membayar uang belanjaan saat beli buah-buahan. Pelaku berinisia R, tega menikam korban karena kurang membayar uang belanja sebesar Rp3.000. 

Sebelumnya, keduanya terlibat cekcok. Pelaku R yang emosi, langsung mengejar korban dengan membawa sebilah pisau, dan langsung menikam korban.

"Sebenarnya, saya juga kurang tahu pasti penyebabnya pak. Tapi, informasi yang saya dapat tadi hanya kurang bayar Rp3.000, awal dari keributan itu. Mungkin dia mengeluarkan bahasa kasar, sampai pedagang itu marah," kata Idris, pedagang pasar, Sabtu (9/4/2022).

“Akhirnya terjadilah perkelahian yang mengakibatkan korban mengalami penusukan pada bagian perut,” jelasnya lagi.

Sementara itu, Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro, mengatakan hingga saat ini tim Satreskrim Polres Bungo masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Ya benar, saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut. Sementara, pelaku masih dalam pengejaran," kata Kapolres Bungo, AKBP Guntur Saputro, Sabtu (9/4/2022).

Kapolres menyebutkan, pihaknya juga masih melakukan penyelidikan penyebab pelaku yang tega menikam pembelinya. Kapolres juga menjelaskan, Pelaku R dan korban AS, merupakan pedagang dan pembeli buah di Pasar Atas Muaro Bungo.

"Hanya masalah pembayaran, korban AS mengalami luka-luka tusuk yang cukup parah. Akibatnya korban meninggal dunia dengan bersimbah darah, dan dilarikan ke rumah sakit," tutupnya. (Tarmizi/Wna)

Berita Pilihan

berita POPULER+

TerPopuler