Angin Puting Beliung Terjang Rumah Warga Tanjungjaya -->

Angin Puting Beliung Terjang Rumah Warga Tanjungjaya

Rabu, 27 April 2022, Rabu, April 27, 2022
Sejumlah rumah warga di Dusun Trans74, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan (Lamsel), rusak setelah diterjang angin puting beliung pada Rabu 27 April 2022 sekitar pukul 15.30 Wib. Angin puting beliung menerpa seiring hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Kalianda  --- Sejumlah rumah warga di Dusun Trans74, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan (Lamsel), rusak setelah diterjang angin puting beliung pada Rabu 27 April 2022 sekitar pukul 15.30 Wib. Angin puting beliung menerpa seiring hujan deras mengguyur wilayah tersebut.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, angin puting beliung merusak sebanyak tiga rumah, yakni milik Sutrisno (25), Sumadi (62), dan Iswandi (35). Selain itu, angin puting beliung juga meluluhlantakkan kandang sapi milik kelompok tani Sukamaju.


Salah satu saksi, Sarijo, warga Dusun Trans74 mengatakan, puting beliung muncul dari arel persawahan lalu menerjang tiga rumah milik warga dan kandang sapi milik kelompoknya.


"Mengetahui adanya suara gemuruh angin puting beliung, sontak pemilik rumah keluar rumah dan mencari perlindungan. Angin puting merusak atap rumah dan kandang sapi punya kelompok kami," kata dia, Rabu malam 27 April 2022.


Beruntung, kata Sarijo, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bencana alam angin puting beliung tersebut. Dia mengaku kerugian dari kerusakan atap kandang sapi berukuran 8x12 meter itu ditaksir mencapai Rp6 juta.


"Sementara ini, baru ada tiga rumah dan kandang sapi yang rusak bagian atap. Alhamdulillah, ternak sapi sebanyak 15 ekor selamat semua," kata dia.


Sementara itu, Kepala Desa Tanjungjaya, Santoso mengatakan berdasarkan pantauan sementara setidaknya ada tiga rumah dan satu kandang sapi yang rusak bagian atap akibat angin puting beliung. Masyarakat setempat juga sudah bergotong royong membersihkan puing-puing atap rumah tersebut.


"Meski tidak ada korban jiwa, namun untuk kerugian yang dialami masyarakat Ditaksir mencapai Rp20 juta. Peristiwa ini sesegera mungkin akan kami laporkan ke Pemkab Lamsel melalui BPBD," kata dia.

Berita Pilihan

berita POPULER+

TerPopuler